<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dunia kecilnya putiresi</title>
	<atom:link href="http://putiresi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://putiresi.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Feb 2009 04:06:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='putiresi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d16d64b5309a51260b7e35f91ade657e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>dunia kecilnya putiresi</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Pertama di 2009 &#8211; kenapa sih dengan valentine&#8217;s day ?</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2009/02/16/pertama-di-2009-kenapa-sih-dengan-valentines-day/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2009/02/16/pertama-di-2009-kenapa-sih-dengan-valentines-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 04:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ooohhh bangsakuuu....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[waduhhh bener2 udah lama banget ga nulis&#8230;.kenapa yah gara2nya ?? males kah ? (sok)sibuk kah ? keabisan ide kah ? yah mungkin semuanya&#8230;
eniweiiii&#8230;..3 hari yang lalu, tanggal 14 february adalah hari yang banyak ditunggu2 oleh orang yang sedang bercinta&#8230;halahhhh&#8230;.to me, it is no more than a marketing scheme to encourage consumerism, karena di hari itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=104&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>waduhhh bener2 udah lama banget ga nulis&#8230;.kenapa yah gara2nya ?? males kah ? (sok)sibuk kah ? keabisan ide kah ? yah mungkin semuanya&#8230;</p>
<p>eniweiiii&#8230;..3 hari yang lalu, tanggal 14 february adalah hari yang banyak ditunggu2 oleh orang yang sedang bercinta&#8230;halahhhh&#8230;.to me, it is no more than a marketing scheme to encourage consumerism, karena di hari itu pasangan jadi pada beli bunga, jadi pada beli coklat, kartu atau makan bareng (menurut temen gue dia mo makan di Senci aja sampe ga dapet tempat direstoran manapun dan harus menunggu 1,5 jam utk keluar dari parkiran&#8230;eddhhhuuunnnn). kenapa juga hari kasih sayang harus dibikin spesial, bukannya setiap hari aja manusia harus berkasih sayang dengan sesama mahluk Tuhan&#8230;..</p>
<p>gue jadi mikir, kalau emang manusi ngerayain tanggal 14 february kemaren sebagai hari kasih sayang, yang perang pada berenti ga ya &#8230;just for that day&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=104&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2009/02/16/pertama-di-2009-kenapa-sih-dengan-valentines-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kyiai Gila nikahin anak umur 12 tahun ?!?!?!??!?</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/10/23/kyiai-gila-nikahin-anak-umur-12-tahun/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/10/23/kyiai-gila-nikahin-anak-umur-12-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 07:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[gender & women's issues]]></category>
		<category><![CDATA[ooohhh bangsakuuu....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[GILA………Orang Indonesia bener2 udah banyak yang gila….Perempuan Indonesia makin terpuruk aja….Belum lama ini terjadi tragedi 21 perempuan mati karena berdesak-desakan berebutan duit zakat Rp 30.000 eh sekarang ada lagi manusia bejat yang katnya kyiai tapi mau nikahin anak-anak perempuan umur 12, 9 dan bahkan 7 tahun……ADA APA SIH INI???
Gue jadi mikir, apakah ada alas an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=99&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">GILA………Orang Indonesia bener2 udah banyak yang gila….Perempuan Indonesia makin terpuruk aja….Belum lama ini terjadi tragedi 21 perempuan mati karena berdesak-desakan berebutan duit zakat Rp 30.000 eh sekarang ada lagi manusia bejat yang katnya kyiai tapi mau nikahin anak-anak perempuan umur 12, 9 dan bahkan 7 tahun……ADA APA SIH INI???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Gue jadi mikir, apakah ada alas an untuk membenarkan tindakan ini ? Gw cuba mikirin dari beberapa segi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Segi Hukum</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Jelas-jelas ini melanggar undang-undang perkawinan, karena dalam UU perkawinan no 1/1974 batas minimal pengantin perempuan adalah 16 dan pengantin laki-laki adalah 19 tahun (yang seinget gw udah direvisis jadi perempuan 19 tahun dan laki-laki 21 tahun).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perilaku Syekh Puji ini juga bisa dijerat UU no 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">UU tentang Anti Traficking, karena jika ternyata si mempelai perempuan merasa terpaksa dan dia juga dengan terpaksa harus pindah dari rumah/komunitasnya untuk mengikuti syekh Puji sebagai suami, maka kepindahan dengan paksa ini bisa dianggap sama dengan ‘act of trafficking’. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Perilkau ini bisa dianggap pedophile kan??? Itu juga melanggar hokum kan….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Segi Kesehatan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Anak umur 11 tahun walaupun sudah menstruasi tetapi organ reproduktif nya masih dalam masa pertumbuhan dan belum siap untuk melakukan intercourse. Jika terjadi kehamilan dan melahirkan pada usia yang terlalu dini, resiko kesehatan bagi sang ibu muda sangat besar, dari perdarahan sampai fistula dimana salurang reproduksi bisa jebol dan menembus saluran kemih dan pembuangan sehingga menyebabkan kesakitan dan resiko kesehatan yang luar biasa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dari segi kesehatan mental, anak umur 11 tahun tentunya belum mengerti dan belum bisa secara mental mengambil/mempertimbangkan keputusan sendiri. Boro-boro ngerti tentang keadaan dan konsekuensi yang akan dia terima, tau juga nggak kali apa yang namanya seksual intercourse.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Segi Agama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Gue sama sekali nggak ahli dibidang ini, tapi gw percaya kalau Islam membawa manfaat bagi manusia. Gw percaya kalau dalam Islam segala sesuatu yang lebih banyak manfaatnya dari pada mudaratnya, pasti akan lebih benar. Dalam hal ini, gue coba menimbang2 kira2 manfaatnya apa sih nikahin anak kecil umur segitu. Kalau alasannya menikahi anak kecil demi menyelamatkan masa depan dia (untuk disekolahin, untuk di santuni hidupnya, dsb) ya udah jadiin aja anak asuh…nggak usah dinikahin….Itu lebih baik, menjamin masa depan, tanpa merusak tuh anak…lagian kalau dinikahin, bukannya menyelamatkan malahan merusak tuh anak kan….apalagi kalau ternyata tu anak sampai berenti sekolah, dan samapi mendapat tekanan sosial karena banyak yg tau dia menikah sama orang tua begitu….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Gw bener2 jadi terkesima…kok segitu murah nya harga anak perempuan kita yah…karena kampong tu anak perempuan menerima 30 juta sumbangan, maka warga kampung dan orang tua tuh anak rela ngerusak si anak perempuannya. Gw jg ga habis piker, ini kyai kok sedeng amat dan nggak manage syahwatnya dan merasa fine-fine aja ngerusak masa depan seorang anak perempuan….dan dengan cueknya ngomong…saya emang suka yang kecil-kecil….gilaaaaaaa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Orang kaya gini nih bagus nya ditangkep, masukin penjara, terus diceramahin deh tuh ama pakar agama, pakar kesehatan, pakar sosial dan penegak hokum….sinting…..</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=99&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/10/23/kyiai-gila-nikahin-anak-umur-12-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Happy Lebaran ALL</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/30/happy-lebaran-all/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/30/happy-lebaran-all/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 11:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[ &#60;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:&#8221;Cambria Math&#8221;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=97&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--> &lt;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:&#8221;Cambria Math&#8221;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&#8221;"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} &#8211;&gt; <!--[if gte mso 10]&gt;--><br />
 /* Style Definitions */<br />
 table.MsoNormalTable<br />
	{mso-style-name:&#8221;Table Normal&#8221;;<br />
	mso-tstyle-rowband-size:0;<br />
	mso-tstyle-colband-size:0;<br />
	mso-style-noshow:yes;<br />
	mso-style-priority:99;<br />
	mso-style-qformat:yes;<br />
	mso-style-parent:&#8221;";<br />
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;<br />
	mso-para-margin-top:0in;<br />
	mso-para-margin-right:0in;<br />
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;<br />
	mso-para-margin-left:0in;<br />
	line-height:115%;<br />
	mso-pagination:widow-orphan;<br />
	font-size:11.0pt;<br />
	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;;<br />
	mso-ascii-font-family:Calibri;<br />
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;<br />
	mso-fareast-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;<br />
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;<br />
	mso-hansi-font-family:Calibri;<br />
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}</p>
<p class="MsoNormal">Puasa hari terakhir…..dirumah buka sendirian….i thought I would feel sad, lonely and feel sorry for my self…honestly pasti adalah sedikit keBTan. Secara hari ini gw masih ngerjain tugas, and then beberes rumah yang lagi bau minta ampun karena mr mouse bersarang entah dimana, terus mo ke kantor ga jadi karena mobil ga bisa distart, kedatengan tukang sampah yang minta THR tapi nggak mau ngangkat batu2an kecil dan tanah dan sisa potongan rumput dari tempat sampah gw, dan Mini me hari ini ikut sama nenek kakeknya……BUT<span> </span>looking at the bright side, gw masih harus kerja sehari sebelm lebaran tandanya gw masih dpercaya sama banyak orang untuk ikut berbuat baik bagi perempuan Indonesia, tandanya gw masih dipercaya sama bos gw, dan tandanya gw masih punya pekerjaan yg gw sukain banget dan masih bisa ngebiayain segala kebutuhan Mini me (heheh at least sampe bulan depan). Rumah gw bau tikus, setidaknya gw masih punya rumah dikawasan yang sangat mudah dijangkau dari mana2 diseantero Jakarta ini. Mobil ga mau distart tandanya gw diingetin harus bisa ngerawat dana saying sama si Luna yang setia banget nemenin gw and Mini me kemana-mana. Kalo tetnang tukang sampah aneh bin ajaib, gw ga tau deh bright sidenya apa…hhmmm oh iya, itu tandanya gw harus mengurangi produksi sampah gw dan menolong bumi kita <span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span> Las but not least, biarpun Mini me ikut kakek neneknya hari ini, dia pasti akan kangen bgt sama gw dan meluk2 gw terus pas nanti ketemuan….makes me feel even more blessed having her…….</p>
<p class="MsoNormal">Beneran deh, semenyedihkan apapun hidup kita, selalu ada hal-hal yang patut disukuri, selalu ada hal baik yang dapat dipelajari. Selalu membuat gw ngerasa bahagia gw masih bisa ada disini……Selamat Idul Fitri every body…mohon maaf lahir batin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=97&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/30/happy-lebaran-all/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyawa Perempuan Indonesia Rp30.000 harganya!!!!</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/16/nyawa-perempuan-indonesia-rp30000-harganya/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/16/nyawa-perempuan-indonesia-rp30000-harganya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 13:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[gender & women's issues]]></category>
		<category><![CDATA[ooohhh bangsakuuu....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[
GILA…..SINTING….!!!!!! 21 perempuan tewas karena ngantri zakat yang nilainya antara Rp10.000 – Rp30.000. Baru pertama kali ini gw nangis dan sakit hati sejadi-jadinya baca berita di Koran…beneran deh, segitu nggak berharga kah nyawa perempuan Indonesia sampai harus dituker dengan duit 30 ribuan ???
Terlepas dari apa yang SBY bilang bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia adalah paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=94&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal">GILA…..SINTING….!!!!!! 21 perempuan tewas karena ngantri zakat yang nilainya antara Rp10.000 – Rp30.000. Baru pertama kali ini gw nangis dan sakit hati sejadi-jadinya baca berita di Koran…beneran deh, segitu nggak berharga kah nyawa perempuan Indonesia sampai harus dituker dengan duit 30 ribuan ???</p>
<p class="MsoNormal">Terlepas dari apa yang SBY bilang bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia adalah paling rendah selama 10tahun terkhir, terlepas dari APBN yang dari 10 2004 sampai sekarang sudah naik hampir empat kali lipat, kenyataannya kemiskinan tetap meraja lela. Dan kenyataanya KEMISKINAN BERWAJAH PEREMPUAN! Data PBB menunjukkan bahwa 70% dari orang miskin adalah perempuan, dan keluarga yang dikepalai oleh perempuan (female headed household) adalah yang paling miskin diantara yang miskin. Terbukti, SELURUH <a href="http://www.detiknews.com/read/2008/09/15/134922/1006462/10/semua-korban-tewas-wanita">21 KORBAN TEWAS DI INSIDEN BAGI-BAGI ZAKAT ADALAH PEREMPUAN.</a></p>
<p class="MsoNormal">Emang gila-gilaan bias gender di negri kita ini, bukan hanya dari pendidikan (partisipasi perempuan di pendidikan lanutan lbh rendah dari laki-laki, data persisnya gw kebetulan ga ada skrg),lama bersekolah perempuan lebih rendah dari laki-laki, <span> </span>upah perempuan yang rata-rata 30% lebih rendah dari laki-laki, angka kematian ibu 307/100.000 atau paling rendah di ASEAN, ternyata sampai dalam urusan mati pun bias gender masih saja memberatkan perempuan.</p>
<p class="MsoNormal">Pertanyaan yang mengusik pikiran gue, apa yang kita bisa simpulkan dari kematian 21 perempuan ini??</p>
<p class="MsoNormal">Karena peran sosial perempuan yang di’bakukan’ sebagai pengurus keluarga, maka ketika BBM subsidinya dikurangi, ketika biaya kesehatan &amp; pendidikan meningkat, ketika kebutuhan dasar seperti air, pangan,sandang tak terpenuhi makan perempuanlah yang paling pertama pusing dan palin stress. Contohnya dalam sebuah keluarga typical Indonesia dipedesaan, san suami/bapak taunya Cuma hidup susah, duit susah dicari, daya beli semakin menurun, dia hanya member uang belanja secukupnya dia. Pokoknya dikasih Rp10 ya dari duit segitu harus bisa mencukupi segala macem kebutuhan tanpa mau tau gimana caranya, si ibu/istri yang harus pinter-pinter atur. Sementara dia nggak mau tau kalau dulu Rp10 bisa buat beli beras dan ayam, sekarang untuk beli beras dan minyak aja nggak cukup.belum lagi untuk biaya anak sekolah……seringkali si ibu/istri harus mendahulukan segala kepentingan orang lain selain dirinya, bahkan terkadang rokok untuk sang bapak/suami didahulukan daripada untuk makannya atau anaknya.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi<span> </span>jelas banget bahwa:</p>
<p class="MsoNormal">Pertama: Kemiskinan dirasakan dampaknya secara berbeda oleh laki-laki dan perempuan. Walaupun sama-sama mioskin, tapi perempuan dan laki-laki merasakan kemiskinan secara berbeda. Sedikit banyak hal ini juga dipengaruhi oleh konstruksi gender dimasyarakat kita. Ketika seorang perempuan itu miskin dia akan heboh dan panic memikirkan wellbeing of the family that she takes care of, gimana anak mau makan, sekolah, suami makan biar ga sakit supaya bisa cari nafkah, dll,dsb. <span> </span><span> </span>Dia akan merasa berbeda dengan laki-laki karena dia ‘harus’ mem,ikirkan wellbeing anaknya dan keluarganya….sementara, kasarnya kalau laki-laki miskin ya udah, pasang badan aja, karena secara sosial dia tidak pernah terkonstruksi untuk automatically mikirin anak dan keluarga….</p>
<p class="MsoNormal">Kedua: <span> </span>kemiskinan paling terasa dampaknya oleh perempuan. Karena peran sosialnya sebaga care giver itulah maka kemiskinan dampaknya paling berat dirasakan oelh perempuan. Sebegitu beratnya kemiskinan yang dirasakan perempuan, sampai-sampai lebih banyak perempuan yang rela antri berdesak-desakan dan mengorbankan nyawa mereka disbanding laki-laki. Sampai-sampai tergiur dengan 30ribu, karena 30 ribu bagi perempuan sangat berarti untuk beli beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya…..Faktor akses terhadap asset produksi juga berpengaruh disini, biasanya perempuan nggak punya tanah yg bisa dipakai untuk bertani (walaupun laki-laki miskin juga ga punya tapi lebih banyak lagi perempuan yg ga punya, karena kebanyakan asset keluarga itu atas nama suami). Kalaupun ada tanahnya misalnya, tapi perempuan nggak punya skillnya, karena dari kecil udah diajar untuk hanya ngurusin dapu, kasur dan sumur……</p>
<p class="MsoNormal">Kalo udah begini gw bener2 speechless deh….sorry kalau tulisannya agak berantakan, karena bener2 lagi emosi bangetttttt!!!!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/94/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/94/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=94&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/16/nyawa-perempuan-indonesia-rp30000-harganya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/11/cinta/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/11/cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 01:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[on life and love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Cinta itu tak dapat ditolak
Tak dapat dihindari
Tak dapat dipaksa pergi
Dan tak dapat dipendam
Ia ada untuk diresapi
Dan dinikmati
Walaupun hanya sendiri
 
Maka ketika ia tidak lagi berkenan
Biarkanlah ia pergi
Tidak untuk ditangisi
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=92&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Cinta itu tak dapat ditolak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tak dapat dihindari</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tak dapat dipaksa pergi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan tak dapat dipendam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ia ada untuk diresapi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan dinikmati</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Walaupun hanya sendiri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Maka ketika ia tidak lagi berkenan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Biarkanlah ia pergi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tidak untuk ditangisi</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=92&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/09/11/cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu Gender part 3</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/27/apa-itu-gender-part-3/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/27/apa-itu-gender-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 15:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[gender & women's issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Masalah juga timbul (bukan timbul srimulat&#8230;.) ketika peradaban (atau society) lebih menghargai &#8216;gender&#8217; laki-laki atau nilai-nilai/muatan-muatan/peran-peran sosial yang dilekatkan kepada laki-laki. Coba deh kita tanya aja sama diri kita sendiri, kalau kita ngeliat orang yang lagi berangkat kerja, dengan mobil keluaran tahun terkini, pakai kostum kantoran yang rapi&#8230;pasti kita lebih terkesan dari pada ngeliat ibu-ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=84&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masalah juga timbul (bukan timbul srimulat&#8230;.) ketika peradaban (atau society) lebih menghargai &#8216;gender&#8217; laki-laki atau nilai-nilai/muatan-muatan/peran-peran sosial yang dilekatkan kepada laki-laki. Coba deh kita tanya aja sama diri kita sendiri, kalau kita ngeliat orang yang lagi berangkat kerja, dengan mobil keluaran tahun terkini, pakai kostum kantoran yang rapi&#8230;pasti kita lebih terkesan dari pada ngeliat ibu-ibu yang lagi jalan dikomplek nganterin anaknya ke sekolahan&#8230;.tul nggak ???? Contoh berikutnya, dalam perkenomian negara aja (hampir semua negara di dunia) pekerjaan domestik (ngurus rumah tangga) dan merawat/mengasuh anak/orang lanjut usia, tidak dihargai secara ekonomis (unpaid care work), walaupun sekarang sudah mulai ada beberapa negara seperti Swedia, Inggris dan lain-lain yang mulai memberikan insentif untuk pekerjaan &#8216;perawatan&#8217; keluarga atau &#8216;pengasuhan&#8217; anak/manula.</p>
<p>Karena pem&#8217;bakuan&#8217; edan stereotyping ini sudah terjadi begitu lama, dan terus dikuatkan (reinforced) oleh budaya/tradisi, interpretasi ajaran agama, negara/politik dan pasar/capitalist market/economy&#8230;&#8230;maka jadilah masyarakat dunia ini sebaga masyarakat yang patriakis atau yang lebih cenderung kepada laki-laki. Dalam masyarakat dan budaya yang patriakhis, laki-laki dihargai lebih daripada perempuan, sehingga terjadilah pemiskinan, ketidak adilan, pembebanan ganda, subordinasi dan diskriminasi terhadap perempuan. Contoh lagi&#8230;(contoh melulu) kalau laki-laki dianggap berhasil kalau dia mampu memberikan penghidupan yang baik bagi istri dan anaknya, dia hanya &#8216;dituntut&#8217; untuk perform 100% di kantor tapi dirumah tidak ( pada bilang : kan ada istri &#8230;huh!!!!), jadi kalau dia sukses dalam karir maka dia dianggap berhasil, dinilai OK. Tapi kalau perempuan bekerja, dia dituntut untuk memberikan 100% ditempat kerja dan dirumah, karena dia tetap ditunutu untuk mengurus reumah tangga dan anak. Ini contoh ketidak adilan dan pembebanan ganda terhadap perempuan dimana dia diberikan beban produksi (bekerja dan mencari nafkah) serta beban reproduksi (mengurus rumah tangga dan merawat anak).</p>
<p>OK, kayaknya untuk lanjut lagi perlu energi dan masukan baru deh&#8230;.feel free to jump in the discussion yaaa&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=84&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/27/apa-itu-gender-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tetangga Rese</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/13/tetangga-rese/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/13/tetangga-rese/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 04:16:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ooohhh bangsakuuu....]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Ihhh sebelnya kalau punya tetangga rese&#8217;. Ceritanya sejak gw tinggal bareng sama sepupu gue (literally household gw isinya cuma gue, mini me, sepupu cowo gue, mbak Imas dan anaknya), mulailah ada omongan-omongan miring tentang segala kegiatan yang berlaku di dalam rumah. SECARA&#8230;kita semua masih muda-mudi, wajar dong kalau banyak temen&#8230;.dan sebenarnya waktu bokap nyokap gw [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=88&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ihhh sebelnya kalau punya tetangga rese&#8217;. Ceritanya sejak gw tinggal bareng sama sepupu gue (literally household gw isinya cuma gue, mini me, sepupu cowo gue, mbak Imas dan anaknya), mulailah ada omongan-omongan miring tentang segala kegiatan yang berlaku di dalam rumah. SECARA&#8230;kita semua masih muda-mudi, wajar dong kalau banyak temen&#8230;.dan sebenarnya waktu bokap nyokap gw menajdi residen tidak resmi (datang menginep tapi nggak pulang-pulang kerumah mereka selama hampir setahun&#8230;) banyak juga temen2 gw yang dateng dan biasanya juga nongkrong sampai jam 2-3 pagi.</p>
<p>Nah sejak orang tua gw balik secara lebih permanen kerumah mereka, ada seorang penjaga warung depan rumah gue yang mulai menyuarakan rumpian ga penting. Ada2 aja deh omongannya dari sepupu gw pulang malem terus (ya jelas lah dia kerjanya shift  malem), banyak cewe2 masuk kerumah malem2 terus keluar rumah pagi2 buta (ya iyalah kalau gue abis kerja dan kebetulan harus kedaerah kan harus pergi pagi-pagi buta) dan yang lebih ajaib lagi dia ngerumpi kalau cewe2nya selalu ganti-ganti (ini bikin sepupu gue naik pitam, karena dia sebenernya menginginkan cewe ganti2 yang main kerumah tapi apa boleh buat dia tipe setia yang hanya punya satu cewe&#8230;). Tapi paling ajaib adalah bahwa sang ibu-ibu penjaga warung itu mengclaim bahwa ada perempuan masuk kerumah terus keluar pakai rok mini&#8230;..IIHHHHH kenapa juga sih hal ini diributin?!?!??!?</p>
<p>Orang yang anehhhhhh&#8230;&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=88&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/13/tetangga-rese/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu Gender part 2</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/06/apa-itu-gender-part-2/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/06/apa-itu-gender-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 03:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[gender & women's issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[OK, lanjut dari postingan yang lalu tentang sedikit perkenalan dengan istilah &#8216;gender&#8217;. seperti udah diutarakan (atau diselatankan, atau dibaratkan, atau apalahhhhh), gender itu adalah muatan sosial yang dilekatkan pada laki-laki maupun perempuan, seperti perempuan: feminin, mahluk domestik, mengurus/menjaga anak, dll, dan laki-laki:maskulin, pencari nafkah, pemimpin, nggak boleh nangis, dll. Karena gender adalah konstruksi sosial, maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=82&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>OK, lanjut dari postingan yang lalu tentang sedikit perkenalan dengan istilah &#8216;gender&#8217;. seperti udah diutarakan (atau diselatankan, atau dibaratkan, atau apalahhhhh), gender itu adalah muatan sosial yang dilekatkan pada laki-laki maupun perempuan, seperti perempuan: feminin, mahluk domestik, mengurus/menjaga anak, dll, dan laki-laki:maskulin, pencari nafkah, pemimpin, nggak boleh nangis, dll. Karena gender adalah konstruksi sosial, maka dia bisa berubah, dipertukarkan dan bisa berbeda dari satu tempat ke tempat lain, contoh misalnya, di sauatu daerah bisa dianggap tabu jika laki-laki menggendong anak sementara didaerah lain bisa jadi merupakan kebiasaan jika san ayah yang menggendong anak. Gender merupakan interpretasi atau terjemahan manusia akan hal-hal kodrati dari laki-laki dan perempuan.</p>
<p>Terus&#8230;terus&#8230;kenapa juga pake diributin sih ??? Biarin aja toh perempuan jadi feminin, sukanya maen masak2an dan biarin aja laki-laki sukanya maen mobil2an dan nggak suka warna pink&#8230;.itu kan pilihan&#8230;.Emang bener bangettt&#8230;ngetttt&#8230;ngett&#8230;kalau semuanya fine fine aja, damai dan adil sejahtera sih ya fine aja. Tapi persoalan muncul ketika peran-peran atau nilai-nilai sosial yang sebenarnya bisa saling bertukaran ini &#8216;dibakukan&#8217;, seakan-akan tidak bisa dipertukarkan dan yang paling parah, seakan-akan dosa besar kalau saling dipertukarkan. Contohnya, merawat anak, mengurus rumah tangga seolah menjadi &#8216;baku&#8217; sebagai peran perempuan dan perempuan tidak bisa terjun keranah public maupun sebagai pemimpin. Contoh juga, seakan-akan dibakukan bahwa laki-laki nggak bisa ngurus anak dan bukan multi-tasker yang handal dan dianggap impoten kalau dia gajinya lebih rendah dari pada pacaranya, istrinya atau partnernya, yang jangan-jangn saking tertekannya itu lelaki karena tuntutan sosail untuk bergaji lebih besar dari perempuannya, bisa jadi dia impoten atau &#8216;loyo&#8217; beneran&#8230;hehheheh</p>
<p>Masih mirip-mirip sama pembakuan peran, masalah lain juga muncul ketika ada stereotyping terhadap laki-laki dan perempuan (dianggap memiliki sifat-sifat dan perilaku tertentu yang disamaratakan untuk semua golongan, seperti orang padang stereotype nya pelit dan tukang jait hehhehe, orang batak : galak, orang cina : mata duitan, orang aceh : tukang tipu&#8230;dll. biasanya stereotype terkait dengan sifat kurang baik). Seperti perempuan itu di stereotype-kan jadi mahluk yang lemah, cengen, selalu bimbang dan penggoda, sementara laki-laki stereotypenya tidak peka/halus perasaannya.</p>
<p>Apalagi permasalahn seputar isu &#8216;gender&#8217;??? posting berikut yahhhh&#8230;.harus balik kerja nihhhh&#8230;.hehhehehhe</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=82&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/08/06/apa-itu-gender-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>apa itu gender ???</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/31/apa-itu-gender/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/31/apa-itu-gender/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 16:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[gender & women's issues]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini kata &#8216;gender&#8217; lagi nge trend banget, dan sangat disukai sama orang-orang pemerintahan, orangt-orang dari lembaga donor, aktiis perempuan, aktifis HAM dan tentunya pekerja LSM yang kecipratan rejeki proyek &#8230;hehhehe Tapi sebenernya banyak masih sedikit sekali masyarakat kita (dan juga para pejabat, technokrat, dan aktifis2 itu sendiri) yang nggak tau gender itu apa&#8230;.Nah, supaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=79&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Belakangan ini kata &#8216;gender&#8217; lagi nge trend banget, dan sangat disukai sama orang-orang pemerintahan, orangt-orang dari lembaga donor, aktiis perempuan, aktifis HAM dan tentunya pekerja LSM yang kecipratan rejeki proyek &#8230;hehhehe Tapi sebenernya banyak masih sedikit sekali masyarakat kita (dan juga para pejabat, technokrat, dan aktifis2 itu sendiri) yang nggak tau gender itu apa&#8230;.Nah, supaya lebih banyak lagi orang yang tau apa itu gender, gw mau berbagi sedikit nih&#8230;.</p>
<p>In general, gender itu adalah nilai-nilai atau &#8216;muatan&#8217; sosial yang dilekatkan pada laki-laki atau pun perempuan. Gender berbeda dengan sex atau jenis kelamin, karena jenis kelamin atau sex adalah identitas biologis yang tidak mungkin berubah, atau kodrati atau &#8216;udah dari sononya&#8217;. Sedangkan Gender itu adalah &#8216;terjemahan&#8217; manusia atas sifat-sifat biologis dari laki-laki maupun perempuan, yang dipengaruhi oleh budaya, interpretasi ajaran agama, negara/politik serta ekonomi pasar.</p>
<p>Untuk laki-laki, yang namanya kodrat, atau bawaan &#8216;orok&#8217; atau &#8216;udah dari sononya adalah punya penis dan sperma. sedangkan untuk perempuan, yang namanya kodrat/bawaan &#8216;orok&#8217;/udah darisononya/gak bisa dirubah  adalah punya vagina, menstruasi, punya rahim(hamil&amp;melahirkan) dan menyusui. Karena konstruksi biologis inilah makanya laki-laki ga akan mungkin hamil atau menyusui, sebaliknya perempuan ga akan mungkin membuahi karena ga ada spermanya.  Diluar hal-hal tersebut, laki-laki dan perempuan bisa tuker-tukeran peran dan melakukan hal-hal yang sama. Seperti contohnya untuk perempuan: feminin, menjaga anak dirumah, mengurus rumah tangga, dll masuk ke dalam definisi gender, karena sebenarnya sifat-sifat tersebut tidaklah baku melainkan terjemahan manusia yang ditempelkan kepada makhluk yang namanya perempuan. Begitu juga gender laki-laki yang di nilai maskulin, pencari nafkah, pemimpin, nggak boleh nangis dll.</p>
<p>SO what&#8217;s the fuss ???? Tunggu yah di posting berikutnya&#8230;..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=79&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/31/apa-itu-gender/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mini Me foto studio</title>
		<link>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/25/mini-me-foto-studio/</link>
		<comments>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/25/mini-me-foto-studio/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 05:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gondan</dc:creator>
				<category><![CDATA[mini me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://putiresi.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Dua minggu yang lalu gw melakukan ritual 3 harian gue dan &#8216;mini me&#8217; yaitu (surprise-surprise) jalan-jalan ke mall (yes&#8230;it&#8217;s lame tapi ngga tau lagi mau ajak dia kemana kalau abis pulang kantor selain ke mal&#8230;hiks). Tiba-tiba ada mbak-mbak nyamperin dan tanya apakah &#8220;mini me&#8221; pernah ikutan jadi model iklan? Gw bilang aja belom, tapi dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=73&subd=putiresi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dua minggu yang lalu gw melakukan ritual 3 harian gue dan &#8216;mini me&#8217; yaitu (surprise-surprise) jalan-jalan ke mall (yes&#8230;it&#8217;s lame tapi ngga tau lagi mau ajak dia kemana kalau abis pulang kantor selain ke mal&#8230;hiks). Tiba-tiba ada mbak-mbak nyamperin dan tanya apakah &#8220;mini me&#8221; pernah ikutan jadi model iklan? Gw bilang aja belom, tapi dia sering dipakai sama majalah Parenting untuk jdai model mereka. Walhasil, tu mbak-mbak minta no telp, alamat dan foto tissa&#8230;..Gw sebenernya agak-agak males, karena kasian juga kalau nanti &#8216;mini me&#8217; harus pergi casting san-sini&#8230;sementara kalau sama majalah Parenting kan enak, ditelpon terus langsung ke studio and then foto deh&#8230;.tapi daripada mengecewakan si mbak yang udah semangat banget, gw kirim jugalah beberapa fotonya &#8216;mini me&#8217;&#8230;eh dia minta lagi, sekarang harus yang backgroundnya polos dan ada foto full body, semi close up dan close up&#8230;aduuuhhh ribet yeee&#8230;..tapi karena gw orangnya pantang untuk &#8216;tidak mencoba&#8217; dan secara &#8216;mini me&#8217; juga doyan difoto, akhirnya semalam jadilah gw nyulik temen sekantor untuk nganterin &#8216;mini me&#8217; foto, hasilnya seperti ini</p>
<p>       <a href="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/web-2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-74" src="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/web-2.jpg?w=156&#038;h=194" alt="" width="156" height="194" /></a>  <a href="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/sideweb.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-75" src="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/sideweb.jpg?w=168&#038;h=192" alt="" width="168" height="192" /></a>     <a href="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/kursi-web.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-76" src="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/kursi-web.jpg?w=148&#038;h=189" alt="" width="148" height="189" /></a></p>
<p>aduuuhhhh &#8216;mini me&#8217;&#8230;.my sunshine, light of my life, semangat hidupku, cahaya jiwaku&#8230;..looking at you pictures bikin Mimi nggak habis-habisnya pengen minta maaf , I love you I am sooo sorryyy</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/putiresi.wordpress.com/73/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/putiresi.wordpress.com/73/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/putiresi.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/putiresi.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/putiresi.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/putiresi.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/putiresi.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/putiresi.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/putiresi.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/putiresi.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/putiresi.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/putiresi.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=putiresi.wordpress.com&blog=4300729&post=73&subd=putiresi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://putiresi.wordpress.com/2008/07/25/mini-me-foto-studio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b52e8810f5fd965b5b6f7c7df65620f2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gondan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/web-2.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/sideweb.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://putiresi.files.wordpress.com/2008/07/kursi-web.jpg?w=200" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>